
Jakarta, 07 Januari 2026 – Badan Penjaminan Mutu Universitas Nasional (BPM UNAS) menyelenggarakan kegiatan Optimalisasi Website di Lingkungan UNAS sebagai Aset Strategis dalam Akselerasi PMB, Akreditasi, dan Pemeringkatan Internasional.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran website institusi sebagai sarana strategis dalam mendukung Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pemenuhan kebutuhan akreditasi fakultas dan program studi, serta peningkatan pemeringkatan internasional Universitas Nasional di tengah perkembangan digitalisasi pendidikan tinggi.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia Universitas Nasional, Prof. Dr. Suryono Efendi, S.E., M.B.A., M.M., Kepala Bidang Sistem Informasi Penjaminan Mutu BPM UNAS Asyiq Nur Muhammad, S.Kom., Kepala Divisi Newsroom UNAS Adi Agus Premono, S.Sn., serta Lili Dwi Yulianto, S.Kom., M.Kom. sebagai narasumber. Kegiatan juga diikuti oleh para kepala dan staf Unit Penjaminan Mutu (UPM) di lingkungan Universitas Nasional.
Prof. Suryono juga menekankan bahwa website tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi menjadi representasi citra institusi di hadapan publik dan lembaga penilai eksternal. Oleh karena itu, akurasi data, keterkinian informasi, serta kualitas penyajian konten menjadi aspek yang tidak terpisahkan.
Sesi pertama kegiatan diisi oleh Kepala Divisi Newsroom UNAS, Adi Agus Premono, S.Sn., yang memaparkan materi mengenai penulisan berita kampus berbasis data serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung kerja jurnalistik di lingkungan perguruan tinggi.
Ia menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk membantu pengolahan data, penyusunan judul, dan perumusan lead berita yang informatif, tanpa mengabaikan prinsip dasar jurnalistik. Adi juga menekankan pentingnya proses wawancara dan verifikasi fakta sebelum penulisan berita agar informasi yang disajikan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Narasumber kedua, Lili Dwi Yulianto, S.Kom., M.Kom., menyampaikan materi mengenai pengertian website serta prinsip tata kelola website universitas yang efektif. Ia menjelaskan bahwa website merupakan kumpulan halaman yang saling terhubung dan dapat diakses melalui internet, sehingga membutuhkan pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan.
Lili menyoroti pentingnya perencanaan struktur konten, pembaruan informasi secara berkala, pengelolaan berita dan pengumuman, optimalisasi mesin pencari, konsistensi visual dan identitas universitas, serta evaluasi berbasis umpan balik pengguna sebagai bagian dari strategi optimalisasi website.
Kegiatan ini dilengkapi dengan sesi post-test untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Acara ditutup dengan pelatihan penulisan berita kampus yang dipandu langsung oleh Adi Agus Premono, S.Sn., guna memperkuat kemampuan peserta dalam menghasilkan konten website yang informatif dan sesuai standar institusi. (SAF)